

Memilih jenis lantai untuk rumah sering kali jadi keputusan besar dalam proses pembangunan maupun renovasi. Selain menentukan estetika ruangan, jenis lantai juga mempengaruhi kenyamanan. Maka dari itu, penting untuk mengenal karakteristik tiap jenis lantai agar tidak salah pilih.
Berikut ini adalah jenis-jenis lantai yang paling umum digunakan. Yuk simak!

Lantai keramik adalah pilihan paling populer di Indonesia. Terbuat dari tanah liat yang dibakar dan dilapisi glasir.
Kelebihan:
Kekurangan:

Lantai granit terbuat dari batu alam yang sangat keras dan tahan lama. Tampilannya elegan, sehingga memberi kesan mewah pada rumah.
Kelebihan:
Kekurangan:

Marmer juga berasal dari batu alam, dengan pola urat khas yang membuat tampilannya sangat mewah. Cocok untuk iklim tropis karena permukaannya dingin.
Kelebihan:
Kekurangan:

Terbuat dari kayu asli seperti jati atau merbau, lantai kayu solid memberikan nuansa hangat dan natural. Namun, sifat kayu yang sensitif terhadap air dan perubahan suhu membuatnya butuh perawatan ekstra.
Kelebihan:
Kekurangan:

Parket adalah alternatif kayu solid yang lebih terjangkau dan mudah dipasang. Parket laminated biasanya terbuat dari lapisan HDF (High Density Fiberboard) yang dilapisi motif kayu, sementara engineered wood menggunakan lapisan tipis kayu asli di bagian atas.
Kelebihan:
Kekurangan:
Tips Merawat Lantai agar Tetap Bersih dan Tahan Lama
Agar lantai rumahmu tetap awet dan terlihat seperti baru, kamu perlu merawatnya secara rutin. Berikut beberapa tips sederhana:

Debu dan pasir bisa menjadi penyebab goresan, terutama di lantai granit atau marmer.

Gunakan Pureco Floor Cleaner yang diformulasikan khusus untuk berbagai jenis lantai. Formulanya lembut, bebas bahan kimia keras, efektif membersihkan noda, dan membantu melindungi permukaan dari kuman serta bakteri.

Tumpahan air, kopi, atau makanan bisa menyebabkan noda permanen, terutama di lantai marmer dan kayu.

Pasang bantalan di bawah meja, kursi, atau sofa untuk mencegah goresan ketika perabotan digeser.
Choose SAFE, Choose PURECO